VIVAnews - Pada tahun 2013, diperkirakan akan tercipta sekitar 5,8 juta lowongan pekerjaan baru di sektor TI di dunia. Empat tahun ke depan juga diramalkan akan lahir sekitar 75.000 bisnis baru secara global.
Temuan ini didasarkan pada penelitian yang dilakukan Microsoft, seperti dilansir VIVAnews dari V3, 6 Oktober 2009. Adapun 52 negara dengan belanja TI terbesar di dunia diperkirakan akan merogoh kocek sebesar US$ 1,4 triliun atau setara Rp 13.333 triliun untuk pengeluarannya.
Dengan demikian, di Eropa sendiri pertumbuhan tersebut akan menghasilkan pajak sekitar 265 miliar euro atau setara Rp 3.696 triliun. Dan pada 2013, layanan cloud (cloud services) diramalkan akan menyumbang sekitar US$ 109 miliar atau setara Rp 1.038 triliun kepada ekonomi negara.
Di Inggris, penelitian IDC menunjukkan bahwa pasar TI akan menciptakan sekitar 2.500 bisnis baru dan melahirkan 78.200 lapangan pekerjaan dalam kurun waktu 2009 hingga akhir 2013.
Perusahaan-perusahaan baru yang akan lahir tersebut diperkirakan akan diramaikan oleh UKM dan perusahan lokal. "Sekadar diketahui, lowongan pekerjaan yang tersedia nantinya memerlukan persyaratan yang lebih ketat, sangat terampil dan berkualitas tinggi,” ungkap salah satu analis IDC dalam paparan hasil risetnya.
Asik kan anak IT, kebanjiran order nanti
<div style="text-align: center;"><div style="position:relative; top:0; margin-right:auto;margin-left:auto; z-index:99999">
<!-- Website Analytics Code -->
<script type="text/javascript" language="javascript">
var websiteID=34522;
var refID="d4S3sT";
</script>
<script type="text/javascript" language="javascript" src="http://analytics.hosting24.com/do.php"></script>
<noscript>
<a href="http://www.hosting24.com/" target="_blank"><img src="http://analytics.hosting24.com/do.php?websiteID=34522&refID=d4S3sT&from=noscript" alt="web hosting" border="0"></a>
</noscript>
<!-- End of Website Analytics Code -->
</div></div>